Keberatan Disebut “Peliharaan” Bos Apotek Aligator PUB & KTV, Budi Lapor ke Polrestabes Medan
MEDAN — Polemik pemberitaan yang menyebut seorang pria berinisial BD sebagai “peliharaan” bos Apotek Aligator PUB & KTV berujung pada laporan polisi.
Budi secara resmi membuat laporan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Medan pada Senin, 14 September 2026 sekitar pukul 15.56 WIB.
Laporan tersebut tercatat dengan Nomor STTLP/B/3958/IX/2026/SPKT/POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMATERA UTARA.
Dalam laporan itu, Budi melaporkan dugaan tindak pidana terkait informasi dan transaksi elektronik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27A UU Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
Adapun pihak yang dilaporkan disebut bernama Syafrizal Anwar Siregar.
Menurut uraian dalam laporan, persoalan bermula ketika Budi berada di kawasan Jalan Brigjen Katamso, Medan, sekitar pukul 11.00 WIB. Ia mengaku menerima pesan WhatsApp dari pihak terlapor yang berisi tautan sebuah berita.
Setelah membuka tautan tersebut, Budi menemukan berita dengan judul “Oknum Wartawan Inisial BD Disebut Sebagai ‘Peliharaan’ Bos Apotik Aligator PUB & KTV.”
Dalam berita tersebut juga terdapat pernyataan yang menyebut, antara lain, "Si BuD1 yang dibuat koko Rudi sebagai anak main Aligator dan mengenai Obor juga di bawah kendali dia bang karena dia kepercayaan management,” yang disebut berasal dari seseorang yang diklaim mengetahui kondisi internal lokasi hiburan tersebut.
Budi keberatan atas isi pemberitaan tersebut dan kemudian memilih menempuh jalur hukum dengan membuat laporan ke Polrestabes Medan.
Laporan itu kini menjadi dasar bagi pihak kepolisian untuk melakukan penanganan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Hingga laporan dibuat, substansi tuduhan dalam pemberitaan tersebut masih merupakan materi yang dipersoalkan oleh pelapor, dan proses hukum selanjutnya akan menentukan ada atau tidaknya unsur pelanggaran sebagaimana yang dilaporkan.
Terpisah, Syafrizal saat dikonfirmasi berdalih bahwa yang diberitakan bukanlah yang dimaksud dengan nama Budi.
"Inisial BD apakah nama yang bersangkutan??? Kalau BD adalah BADUT bagimana???," ucap Syafrizal, Senin (14/9/2026) malam.
Lebih lanjut, Syafrizal menjelaskan isi berita yang dimaksud, "Dan terkait Dalam isi berita bud1, apakah nama pelapor bud1?????," tanya Syafrizal.
Diakhir tanggapannya, Syafrizal berharap kepada pihak kepolisian untuk lebih jelih lagi menerima laporan polisi.
"Jadi tanggapan saya, silahkan saja beliau melapor, namun saya berharap pihak kepolisian agar lebih jeli lagi dalam menerima laporan. Dimana nama Bud1 itu sepertinya bukan nama pelapor, bila saya lihat dari surat laporan yang saya dapat dari rekan kita sesama media. Itu saja bang tanggapan saya," tutup Syafrizal.
Komentar (0)
Belum ada komentar.